Pantang bagi saya untuk mudah bercerita kepada saudara,, karena nyatanya mereka akan membicarakan mu bersama yang lain di belakang mu, pembicaraan yang tidak jauh-jauh dari telisik tentang daftar kesalahan mu, memang paling asyik bagi mereka untuk meng-ghibah dan menyalahkan orang lain, karena dengan begitu dia merasa paling benar dan baik dari orang yang di ghibah, saya trauma lahir batin bercerita ke saudara,, bahkan kepada yang saya percayai, nyatanya sebenarnya mereka sama sekali tidak perduli, hanya sekedar ingin tau,.
Saya berjanji:
1. Saya tidak akan membuka cerita kepada saudara seberat apapun masalahnya
2. Mengeluh di sosmed, menyindir di sosmed, mengirim quote selain quote Islami, sosmed harus 100% pure karya, sesuatu yang minimal bisa bermanfaat untuk orang lain
3. Saya lebih taat kepada suami, memperbaiki semuanya, memaafkan beliau lahir dan batin, menjalani rumah tangga ini semata karenanya.
Aamiin ya rabbal alamin 💚💛🧡
Karena dibilang mau ketika ada butuhnya saja itu sangat menyakitkan, oleh karenanya saya memilih menjaga jarak dengan semuanya, lebih memahami mana ranah pribadi yang tidak boleh orang lain tau, dan mana yang boleh orang tau,, intinya MENJAGA & HATI-HATI 💯 Ingat bahwa tidak semua omongan masuk dalam pikiran mu, beberapa memang cukup lalu lalang di telinga dan berakhir menghilang di udara, ini demi kebaikan dan kebahagiaan mu sendiri, Ok, tidak boleh bersedih,, mereka meng ghibah kan enak dosa mu berkurang.. 😍
Lagi ingin menjadi 🐌🐢 pasti enak.. rumahnya bisa di bawa kemana-mana Dan ingin menjadi🐁 karena dimana pun berada dia tetap bisa hidup dan senang Ya namanya teman ya gitu gitu aja. Merasa paling benar sendiri tanpa tau kondisi sebenarnya. Sebenarnya gamau underestimate sama orang pendek dan tidak punah leher, tapi dia itu gitu. Wajahnya ga pernah enak. GAK KERASAN Gara-gara dia sekarang jadi 2 kubu Katanya wakil ketua, tapi gbs mempersatukan. Ya sejauh ini paling nyaman sama Slv 🌹 Sehebat apapun dirimu hari ini, yang namanya masa depan tetaplah menjadi rahasia Allah Sabar.. sabar.. sabar..
Komentar
Posting Komentar