Ga pernah tau rasanya dinomorsatukan atau diutamakan
Sama teman-teman loman
Di tempat kerja loyal
Kepada pacar diberikan segala yang di minta tanpa perhitungan
Ringan tangan dan selalu ada untuk orang lain
Lebih khawatir ketika orang lain sakit dari pada istrinya sendiri yang sakit
Baginya, memberi nafkah bulanan sudah cukup meng-cover semuanya
Makanya, buat apa bertahan (?)
Ga ada kenangan indah, yang terkenang adalah selalu ngalah dan nerima, hari demi hari lebih sering berhias tangis dari pada tawa, pertanyaannya buat apa menikah jika hanya luka yang terasa?
Setiap orang berhak bahagia dan menentukan jalannya bahagianya sendiri.
Berbuat baik ke pasangan halal tapi tidak mengakhiri dan memastikan hubungan dengan selingkuhannya, ya sama aja. Intinya sama-sama suka dan saling mengharapkan.
Dari awal sudah menutupi, berbohong untuk menutupi kebohongan lainnya. Katanya khilaf tapi menikmati, katanya di magic tapi sadar, malah menyalahkan orang lain. Suka sama suka, saling memberi harapan. Jika sudah tidak menyukaiku, bukan begini caranya. Tegaaaa......
Mas sendiri yang memulai semua ini dan memilih jalan ini. Dari awal sudah menutupi, berbohong untuk menutupi kebohongan lainnya. Artinya mas menginginkannya, gapapa aku yang ngalah.
Maaf aku banyak salah dan belum bisa jadi istri yang baik sampai mas memilih untuk selingkuh, tak akui memang dia lebih cantik dan baik dari aku, selamat ya
Dan terimakasih untuk semuanya, baik manis atau pahit kuterima semua sebagai pelajaran hidup.
Sudah cukup, aku gak sanggup dan gak bisa.
Kita bukan suami istri lagi.
Rumah tangga ini cukup sampai di sini.
Kita cerai.
Komentar
Posting Komentar