Setelah dari sana mesti deh ada hal yang membuat pikiran ku kacau atau perasaan ku yang terluka. Tapi ya tetap ini atas takdir Allah, kita bisa belajar tentang:
1. Sebanyak apapun yang kamu beri, segera lupakan. JAUHKAN DARI PERASAAN BAHWA AKU BERJASA. Aku yang mengalami tentu aku yang paling tau. Bangun paling pagi, tidur paling malam dengan pekerjaan aku semua. Dan waktu nonton tv, atau waktu masak, ada serigala yang ingin mencabilku. Aku tidak akan pernah melupakan itu. Sampai aku punya anak, anakku bukanlah cucunya. Dia bukan siapa-siapa ku. Bahagiaku adalah bersama keluarga inti ku.
2. Kelak.. aku akan menjadi orang tua, dari Sekarang aku harus memantapkan hati bahwa membesarkan anak adalah amanah dari sang Maha Pemberi, jadi tugasku adalah memberikan pengasuhan yang terbaik, tanpa minta balas budi, jikapun Allah memberi kpd ku anak yang Sholeh shalihah, hal yang pantas untuk kuminta adalah doa nya. Itu ya nak, aamiin
3. Bergayalah sesuai kemampuan. Harga diri seorang laki-laki ada pada tanggung jawabnya kepada perempuannya, bukan omongannya yang tinggi, aku itu.. aduh bingung menyebut ini apa, antara perasaan kasihan dan lucu, tapi ya udahlah itu kan rumah tangga dia. Dia yang menjalani, terserah deh.. tapi insha Allah.. bismillah, yang mahal belum tentu yang terbaik kok, aku akan membuktikan itu kpd diriku sendiri dan berharap semoga bisa menginspirasi perempuan lain di luar sana.
4. TERPENTING NIH, fokus pada orang yang baik dan menyayangi kamu. Kemarin malam cukup kacau, sampai rumah buka sosmed ternyata ada bahkan banyak yang mengharapkan kebaikan dari diri kita sendiri bukan berupa materi, itu sih adem ya.
Oia perkiraan ku sih eh bukan ini insting kata hati terdalam ku, di keluarga besar aku dibilang pelit di tetangga rumah aku dibilang tidak membalas jasa, aku tidak gentar atau sedih, itu cuma soal waktu, emang aku belum bisa mendapat banyak masih cukup buat berdua.
Yang membuat ku pening itu ya, kalo jelek'" dilimpahkan ke aku nah kalo ada butuhnya ke aku juga, gak punya otak kali tuh orang. Merasa paling wibawa, berjasa, baik, terpandang, hanya akan menunjukkan dirinya sendiri.
Mulai sekarang, aku tidak perlu merasa bersalah tidak memberi ke dia, alasannya Krn itu cuma mengotori hariku. Memberi Krn ingin dilihat pdhl itu Tdk akan pernah kecuali caci dan maki, dan kasusnya sekalipun kuberikan utuh gajiku jika manusia nya tipe seperti itu, akan kurang dan pasti kurang.
Banyak diam. Banyak diam. Banyak diam. Disana bukan tempat bertukar pikiran atau berbicara perasaan yang baik, tempat paling buruk. Berisi orang bermuka dua dan merasa paling benar sendiri.
Banyak diam. Banyak diam. Banyak diam.
Berbicara seperlunya, berbicara jika ditanya. Itu jauhhh lebih baik. Sekalipun itu prestasi atau kabar baik, sepertinya bukan itu harapan utamanya, keinginan terbesarnya adalah melihat mu jatuh Krn dia sakit hati Krn km tidak bisa memberikan uang yang banyak padahal dia adalah orang yang berjasa besar dalam hidup mati ku. Hahahahahahahahahhahahahahahahahahahaahha
Aku ditemukan jodoh ku mungkin lebih cepat dari usia sebayaku, di beri tempat tinggal yang alhamdulillaah membuat ku nyaman, jadi ketika ada ketakutan.. kesepian.. tahan bibir mu untuk mengeluh.. ada banyak daftar syukur yang perlu km ingat, karena.. Allah lebih tau yang terbaik untuk hidupmu.
Bersyukur selalu sampai lupa caranya mengeluh, hidup adalah seni berbahagia ❤❤❤
Komentar
Posting Komentar