Langsung ke konten utama

Curhat

Tidak menyangka.
Untuk apa berbohong? Membohongiku?
Yang pasti ada yang ingin di tutupi, atau agar tidak teringat kenangan manis yang membuat kangen tapi ngga bisa melampiaskan karena udah di tinggal nikah.
Atau karena aku tidak di anggap, cuma anak kecil yang merepotkan, makanya dibujuk-bujuki.

Sedih, banget. Sakit hati, pasti.
Seorang yang bisa mencuri hatiku, dengan cepat kilat. Hingga aku percaya dan menitipkan harapan, mimpi, cita-cita. Bersama teguh meraih masa depan berdua. Pokoknya berdua. Rasa yang timbul dari beberapa bulan mengenal. Mempesona...

Silahkan bertanya.. pada siapa pun. Aku berani bertaruh dengan tanganku sendiri. Bahwa aku: selain kepentingan MENWA aku tidak bersalaman atau bersentuhan dengan laki-laki maupun.
Dan dengan kamu??!!
Mahkota ku yang satu-satunya, bahkan kuberikan. Tanpa pikir panjang, pertimbangan yang matang. IPK 3.7 ku ternyata letoy.
Dengan yang lama kamu bisa menjaga, kenapa terhadap ku tidak? Aku kamu anggap apa sebenarnya? Kenapa memiliki ku? Demi apa coba? Dan seperti kebanyakan ceritaaaa, laki-laki kelihatan aslinya ketika apa yang dia mau sudah di dapat.

Jelas bukan hal yang mudah untuk melupakan keburukan orang yang kita cintai saat ini. Terlebih jika kita tak pernah jatuh dalam keburukan yang serupa di masa lalu!!
Aku tidak pernah lupa tiap sentuhan mu, tiap momen yang berhubungan dengan kita. Karena tidak ada memori lain yang memenuhi pikiran selain momen bersamamu. Sangat berbeda dengan kamu?

Kamu gampang marah ke aku, karena aku apa-apa masih dari kamu ya. Aku berterima kasih yang sebesar-besarnya dan sebanyak-banyaknya, kamu sangat membantu. Aku tahu, uang 15 juta tidak sedikit. Atau 3 juta perbulan nya selama 4 bulan ini. Hasil keringat halalmu.

Tapi, boleh ya. Tolong hargai aku. Aku juga berkorban demi kamu, sekalipun tidak sebanyak kamu. Inilah yang aku punya.

Kamu tahu?? Perjuanganku buat dapat beasiswa? Yang setiap 1 Orang peserta paling tidak menghadapi 64 kompetitor. Dalam tiap tahunnya terdapat 4000 lebih pendaftar dalam satu kampus, dan yang diterima tidak lebih dari 1000.
Perjuangan itu aku anggap lewat. Dengan mengucap bismillah, semoga bersama seorang yang kupilih ini lebih indah dan baik.

Atau ketika haru biru tanda tangan pengunduran diri di keanggotaan MENWA sebagai konsekuensi status ku yang sudah menikah. Pendidikan MENWA, tidak semua orang beruntung menjalani, dan tidak setiap yang mau mampu bertahan. Tanyakan pada mahasiswa, berapa kali bertatap muka dengan orang nomor satu di universitas, rata-rata akan menjawab minimal bahkan maksimal yaitu 1 kali pada saat wisuda. Di MENWA, kita adalah tangan kanan Rektor. Bisa membayangkan kegiatannya apa saja kan,? Mendapat SK dari kementerian pertahanan. Diklat yang tak terlupakan di setiap scene nya. Itu semua aku relakan. Demi?? Mendampingimu!!

Sebelum bersamamu aku tidak kurang uang jajan, Alhamdulillah. Dari uang beasiswa, Mb Fifi, dari jasa bimbingan belajar, kadang bude atau Lek, tambahan kerja part time. Alhamdulillah aku tidak kurang. Dan jatah tiap bulan darimu itu juga Alhamdulillah cukup Kok. Tanpa aku harus kerja tambahan lagi.

Niat mu sungguh baik'. Mengetahui aku mahasiswi double degree. Dibebaskan untuk memilih, bahkan boleh tetap double degree. Tapi, demi memberikan pelayanan yang utuh untukmu. Aku merelakan nya satu. Sekalipun aku telah berusaha berdedikasi penuh, melayani sepenuh hati, sakit, peluh, tidak merasakan nikmat pun, aku tetap untuk mu. Tapi apalah daya, saat di jalan ada yang bening atau sexy, masih aja lirak lirik, dan dengan aneka pembenaran kamu menganggapnya bahwa itu wajar.

Boleh ya aku bilang.. kewajiban suami itu selain memberi nafkah, kewajiban Menjaga, melindungi, mengayomi, itu juga utama. Dan aku,... Belum pernah merasakan itu darimu. Sedih..

Aku bela-belain ke tempat mu, sekalipun perjalanan pertama aku beranikan, untuk ketemu. Sedangkan dengan dia yang lama.. tanpa meminta langsung ke rumah membuat pertemuan yang surprise. Indahnya...

Ketika aku sakit, kamu dimana? Oia, udah diwakili uang transferan tiap bulan itu kali ya.. beda banget dengan,... Yang bahkan bapaknya yang sakit dibela-belain segala macam.
Bude dan Po ku adalah orang tuaku. Kenapa aku tidak melihat perlakuan yang seperti itu? Padahal status ku istri kan..

Membuat status status romantis di sosial media untuk Mbak tercinta,.   Aku nggak pengen Kok. Aku sudah cukup sadar diri. Termasuk prioritas atau bukan.

Terima kasih banyak untuk rasa sakit ini.
Saya belajar banyak dari rasa ini.
Cukup mencintaimu sekedarnya saja.
Cinta hakiki hanya cinta kepada Sang Maha Cinta.
Kamu yang menanamkan benih cinta, kamu pula yang mulai menebang nya sedikit demi sedikit.

Banyak lagi yang ingin saya ungkapkan.. sampaikan.. tapi, yang di atas saja belum tentu di terima. Jadi, tenang saja. Aku punya Tuhan yang Maha Mendengar.

Allahu Akbar..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN Day 1

Lagi ingin menjadi 🐌🐢 pasti enak.. rumahnya bisa di bawa kemana-mana Dan ingin menjadi🐁 karena dimana pun berada dia tetap bisa hidup dan senang Ya namanya teman ya gitu gitu aja. Merasa paling benar sendiri tanpa tau kondisi sebenarnya. Sebenarnya gamau underestimate sama orang pendek dan tidak punah leher, tapi dia itu gitu. Wajahnya ga pernah enak. GAK KERASAN Gara-gara dia sekarang jadi 2 kubu Katanya wakil ketua, tapi gbs mempersatukan. Ya sejauh ini paling nyaman sama Slv 🌹 Sehebat apapun dirimu hari ini, yang namanya masa depan tetaplah menjadi rahasia Allah Sabar.. sabar.. sabar..

Trauma Diberi

Aku trauma diberi sesuatu oleh manusia siapapun dia. Karena yang dapat kupelajari selama ini semacam ada hukum tidak tertulis bahwa ketika orang lain memberi kita sesuatu, maka di waktu yang berbeda orang tersebut mengharapkan pemberian dari ku, apalagi ketika aku terlihat sedikit berpunya. Fyi, pemikiran di atas aku peroleh setelah ibuk bapak ku meninggal. Banyak orang yang kutemui dan pernah memberiku memang begitu. Tersisa kah orang tulus di dunia ini ya Allah? Aku lagi sedih pengen tahu baxo, tapi ketika aku ingat bahwa aku pernah beli sekotak tahu baxo yang kuhabiskan sendiri sedihku menjadi berkurang, dan sekarang aku mulai berpikir besok atau lusa aku bisa membelinya sekotak lagi dan kuhabiskan sendiri seperti kala itu, sedihku musnah. Aku belajar untuk membatasi merepotkan orang lain, Meminta ketika sudah terpaksa Mandiri mandiri mandiri Bersama orang-orang, bahagia itu ketika bisa memberi. Bersama Allah, akan selalu bahagia karena senantiasa diberi bahkan tanpa diminta...

KKN Day 3

Kutidak sabar datangnya sore hari, segera selesai, segera pulang dan bertemu sipus 🐈😍🐈 Target baru! 1. Senin daftar treatment TEP 2. Bimbingan ke Pak Ari sampai metpen 3. Oktober sempro + tes TEP LULUS 4. November sidang 5. Desember UAS 6. Januari yudisium dan wisuda!! Aamiin Btw aku mau testing untuk hari Sabtu Minggu PP jika aku kuat dan mencapai target tidak telat.. akan begitu deh seterusnya. Bismillah..